rental mobil jogja

Kali ini, rental mobil jogja kembali mengangkat sebuah destinasi wisata baru yang masih jarang dikunjungi. Nama Kedung Pengilon kelihatannya terasa asing terdengar dikomparasikan Air Terjun Jurang Pulosari atau Air Terjun Banyunibo yang terdapat didekatnya.

rental mobil jogja

Minimalnya informasi, publikasi, dan sulitnya akses barangkali menjadi dalil mengapa Kedung Pengilon tidak cukup dikenal wisatawan. Kami juga yang hendak menjelajahi Kedung Pengilon sempat kendala untuk menggali informasi tentang tempat ini. Kedung Pengilon terletak di Dusun Petung, Desa Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Kedung Pengilon ialah kolam besar dalam aliran sungai dan dibagian atasnya ada air terjun berketinggian 10 meter.

rental mobil jogja vacationpassage

Lokasi Air Terjun Kedung Pengilon sangat mudah dijangkau, terutama dengan rental mobil jogja yang berada di wilayah perbukitan kecamatan Kasihan Bantul. Lokasinya lumayan tersembunyi dibalik perbukitan dan jauh dari pemukiman penduduk. Belum terdapat papan tuntunan arah dan informasi mengenai eksistensi air terjun ini. Rute mengarah ke Air Terjun Kedung Pengilon berpatok pada arah mengarah ke Pabrik Gula Madukismo Bantul yang berada di sekitar Jalan Ringroad Selatan Yogyakarta sebelah barat Jalan Bantul.

Dari area Pabrik gula Madukismo ikuti jalan ke barat sampai tiba simpang empat besar dengan arah ke kiri mengarah ke Kasongan, lurus mengarah ke Desa Krebet Pajangan, dan ke kana mengarah ke Desa Bangunjiwo. Ambil jalan ke kanan mengarah ke Desa Bangunjiwo sampai menemukan Tugu Genthong. Ikuti jalan lurus sampai tiba suatu tugu yang lebih kecil dan dinamakan Tugu Desa Petung. Silakan bertanya untuk penduduk disekitar mengenai tempat Kedung Pengilon sebab perjalanan bakal dilanjutkan dengan melalui jalan cor semen yang melalui pemukiman penduduk.

Titik terang mengarah ke AIr Terjun Kedung Pengilon terlihat saat melewati masjid Dusun Petung dan mendarat di ujung jalan yang dapat dilewati sepeda motor. Kami juga menitipkan sepeda motor di halaman rumah warga dan meneruskan perjalanan mengarah ke Kedung Pengilon dengan berlangsung kaki. Jalan setapak yang yang kami lewati kelihatannya telah diciptakan oleh masyarakat selama untuk mengarah ke ke Kedung Pengilon. Pemandangan kebun yang lebih oleh pepohon dan semak belukar mengecat perjalanan melalui jalan setapak ini. Kedung Pengilon mempunyai kedalaman selama 8 meter dan dilarang mandi di kedung untuk orang yang tidak bisa berenang.

Larangan ini tidak sedikit tertempel di dekat kedung sebab minimnya penjagaan. Selian tersebut pernah terdapat kejadian orang meninggal terbenam di lokasi ini tanpa diketahui penduduk dan baru ditemukan keesokan harinya. Perjalanan menyusuri jalan setapak tiba sampai ujung jalan berupa aliran sungai. Dari tepi aliran sungai, kami menuruni tebing yang sudah dibuatkan tangga meskipun masih terlihat sederhana. Pemandangan beberapa Kedung Pengilon tampak saat berjalan menuruni anak tangga.

Sepertinya aliran sungai yang kami lewati adalah aliran sungai yang mengarah ke ke Kedung Pengilon. Pemandangan Kolam Kedung Pengilon dari atas tebing terlihat berwarna hijau kebiruan dan sesekali terbias sinar matahari. Pagar kayu dan bambu di bina disepanjang tepian sungai untuk menyelamatkan pengunjung dan sebagai lokasi berpegangan ketika menuruni tangga. Sepertinya Kedung Pengilon telah dikerjakan serius oleh masyarakat selama sebagai area wisata baru di desa Bangunjiwo.

Kerjasama dengan rental mobil jogja pun terjalin dengan baik. Tiba di dasar tebing, kesudahannya kami mendarat di area Kedung Pengilon. Namun lokasi ini belum dilaksanakan pembangunan dan baruunsur seberang sungai yang telah dilaksanakan penataan dan pembangunan.Bagi menyeberang ke sisi sebelah Kedung Pengilon dibangun suatu jembatan bambu sederhana. Jembatan ini memudahkan akses kedua sisi terlihat harus menuruni tebing dan menyeberang melalui aliran sungai.

Pemandangan Kedung Pengilon dan air terjun atau dikenai dengan Grojogan Kedung Pengilon tampak rapi dari sisi seberang saat melewati jembatan bambu dikomparasikan sisi sebelum melalui jembatan bambu. Tidak heran di lokasi ini dibangun sejumlah tempat duduk guna bersantai merasakan suasana Kedung Pengilon. Selain tersebut dibangun sejumlah taman kecilguna memperindah keadaan sekitar. Pohon-pohon besar dan pohon bambu tidak dipedulikan tumbuh lebat guna memperindang area meskipun sedikit dilaksanakan pemangkasan supaya terlihat lebih terawat dan estetis dilihat.

Selain pesona Kedung Pengilon sendiri ada sejumlah sendang kecil berukuran tidak cukup dari 1 meter dan dangkal. Sedang itu mengandung air yang bersumber dari mata air dan rembesan air dari dinding batu. Kondisinya lumayan bersih dan tidak merasakan pencemaran karena diasuh oleh masyarakat sekitar.

Beberapa orang yang bermukim dekat lokasi tersebut masih memanfaatkannya guna memenuhi keperluan air di rumahnya. Kedung Pengilon ini lumayan menarik guna dijelajahi meskipun kemudahan pendukung belum lengkap. Rencananya bakal ditambah sejumlah fasilitas lagi saat tempat ini mulai familiar dan dana pertolongan turun dari tingkat kecamatan dan kabupaten. Lokasinya yang alami dan sesuai untuk pekerjaan pecinta alam ataupun piknik family yang tidak jauh dari pusat kota, murah, dan sepi.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here